panggilan telepon yang tak disangka

Sabtu malam, 3 November 2012, saya sedang duduk di dalam bis menuju Bandung sembari mendengarkan playlist lagu-lagu dari handphone. tiba-tiba lagu tersebut berhenti dan berganti dengan bunyi lain, ah ternyata ada telepon masuk dari nomer tak dikenal. diam sejenak, berpikir siapakah gerangan yang menelepon, ah paling salah seorang di site bertanya sesuatu pikir saya  dan langsung saya jawab.

terdengar suara seorang wanita memperkenalkan diri, dia berkata bahwa dia adalah ibu dari seseorang berinisial D yang saya ajar di daerah tamansari. pikiran ini langsung mengenang masa lalu, mencoba mengingat murid yang dimaksud. ah sial, sama sekali tidak ingat, kayanya saya ga pernah punya murid yang dimaksud, mungkin ibu ini salah orang. otak ini kelamaan mengingat padahal pembicaraan ditelpon terus berlanjut, entah kenapa saat itu secara spontan saya bilang, “Oh iya, sekarang si D kelas berapa bu?” dan si ibu menjawab, “baru masuk kelas 1 sma“. Hmm, pikiran saya makin bingung, perasaan murid yang pernah saya ajar dulu udah pada kuliah semua kenapa ini ada yang baru masuk sma? biarlah lanjutkan saja pembicaraan untuk mengetahui apa maksud si ibu menghubungi saya.

lebih dalam pembicaraan ternyata si ibu ini meminta saya untuk ngajarin privat anaknya ini (si D). waduh, ibu harusnya mintanya 4 tahun lalu, haha.. eh tapi 4 tahun lalu si anaknya masih sd juga sih. ya, akhirnya saya menjelaskan bahwa sekarang saya sudah tidak mengajar privat lagi. namun pembicaraan terus berlanjut, hingga dari pembicaraan yang lebih dalam saya baru ngeh (inget) siapa itu si D anaknya si ibu ini.

ternyata si D adalah salah seorang anak yang hadir dalam kegiatan Rumah Belajarnya HME yang baru. 3 minggu yang lalu saya memang menyempatkan diri kesana untuk melihat kegiatan rumah belajar hme yang baru. kegiatan ini dulu bernama adik asuh namun sekarang sudah berubah format menjadi rumah belajar. memang waktu itu yang tadinya saya hanya ingin melihat-lihat akhirnya jadi ikut terjun langsung mengajar karena keterbatasan sdm yang datang. tapi waktu itu yang saya ajar adalah 2 anak kelas 1 smp, namun setelah selesai dengan kedua anak smp dan group belajar lain juga sudah selesai, terlihat masih ada 1 group belajar yang masih belajar dan saya pun iseng menghampirinya. group yang dipandu oleh seorang anggota baru hme itu sedang mengajar 2 anak kelas 1 sma. yup, disitu ada si D. entah kenapa saat itu saya gemes pengen ngajarin saat mereka membahas soal terakhir, dan akhirnya saya minta izin biar saya yang ngebahas soal terakhir ini sekalian penutupan. tak lebih dari sepuluh menit pembahasan soal terakhir itu dan selesai sudah acara belajar hari itu.

Tak disangka pengajaran saya yang tak lebih dari 10 menit itu ternyata cukup mengena ke si D sampai-sampai dia memilih saya untuk jadi guru privatnya. waduh jadi tersanjung, hahaha.. hanya saja sayangnya saya tidak punya banyak waktu bebas untuk mengajar privat, hanya tersedia sabtu-minggu, itupun klo sedang tidak tugas ke luar.

Jadi sabar ya D dan ibunya klo mau diajar ama saya berdoa aja sabtu-minggu saya ada di bandung dan ga ada acara penting lain😀

Pembicaraan dengan si ibu selesai, namun perjalanan menuju bandung masih panjang. Saatnya mendengarkan kembali lagu-lagu kesukaan..

One thought on “panggilan telepon yang tak disangka

  1. Pingback: 2012 : The great beginning of the the new chapter of my life | Belajar menulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s