nulis essai..

ini tentang essai untuk syarat pendaftaran suatu kegiatan. Gerakan Indonesia Mengajar tepatnya, mungkin sudah banyak yang tau tentang kegiatan ini. cukup familiar kan? klo belum tau silahkan tanya aja om google. atau liat video satu ini

Gerakan Indonesia Mengajar (IM) ini tak lepas dari sosok sang pencetus pa Anies Baswedan yang bisa membawa IM dikenal dan menginspirasi banyak orang khususnya para pemuda. ya, saya termasuk diantaranya. terpikir untuk bergabung? ya, sangat tertarik untuk menjadi pengajar muda.

Semangat bergabung ini begitu menggebu-gebu saat masih mahasiswa. tak heran klo ngeliat banyak pertanyaan seperti ini di socmednya IM …

“Klo masih mahasiswa bisa jadi pengajar muda ga?” 

“Klo belum lulus boleh daftar ga?”

dan sang admin IM dengan lugas menjawab

“Harus sudah lulus” atau

“Silahkan mendaftar setelah lulus” atau

“Selesaikan dulu TA-mu nak” (yang ini saya yg ngarang)

mungkin ada benernya kata orang-orang, mahasiswa itu idealismenya masih tinggi tapi klo udah lulus idealismenya mulai luntur. wajar sih, mungkin karena belum ngerasain kerasnya bertahan di dunia nyata (kaya udah pernah ngerasain aja, hehe :p).

Tapi saya ga nanya itu ko, walau saat mahasiswa tertarik buat ikutan, saya juga nyadar masih ada tanggung jawab lain, LULUS. dan ya klo pas mahasiswa kita bisa melakukan kegiatan lain kan buat pengabdian ke masyarakat, ga harus lewat Indonesia Mengajar. banyak kan tuh mahasiswa yang bikin kegiatan adik asuh ataupun rumah belajar atau belajar dengan anak jalanan dan lain sebagainya. jadi buat yang masih mahasiswa …

“belajar, berkarya, dan berprestasilah kapanpun dan dimanapun kamu berada. apalagi masih mahasiswa, karena mahasiswa salah satu harapan bangsa ” :D 

* realisasinya memang tak semudah jari ini menuliskannya tapi kamu harus mencobanya dan rasakan tiap langkah perjalanannya..

Nah abis lulus nih, Indonesia mengajar ngebuka pendaftaran untuk pengajar muda angkatan IV. berhubung sudah diniatkan dari awal dan semua syarat terpenuhi, akhirnya saya coba mendaftar: masuk website IM -> registrasi -> isi form pendaftaran. isi form lancar-lancar aja sih ngisi biodata diri, latar belakang pendidikan dan organisasi, eits tapi pas nyampe bagian essai ……… (diem lama). ada cukup banyak essai yang harus diisi dan tiap essai yang ditulis juga ga dikit (tergantung sih sebenernya).

Pertanyaan untuk essai pertama adalah

“Apa motivasi anda bergabung menjadi Pengajar Muda Indonesia Mengajar?”

Pertanyaan sederhana namun essential, butuh waktu sebulan lebih bagi saya untuk menjawab pertanyaan ini. bukan karena essai-nya yang banyak berlembar-lembar, enggak saya ngisinya ga terlalu panjang, toh jumlah kata dalam essainya juga dibatasi biar ga kebanyakan. Malas? ada benarnya tapi gak sepenuhnya benar. halooooo, ini cuma nulis motivasi, apa susahnya sih? cukup pikirkan kenapa kamu mau ikut gerakan ini! ngapain lama-lama mikir!?

“Forget about all the reasons why something may not work. You only need to find one good reason why it will.”  – Dr. Robert Anthony –

“all the reasons why something may not work” and “find one good reason why it will” dua hal inilah yang membuat otak ini dipaksa berpikir. mungkin ini kelemahan saya, sebelum melangkah untuk suatu perubahan besar dalam hidup, saya membayangkan  suatu ‘labirin besar kehidupan’ dimana setiap dindingnya adalah alasan-alasan yang bisa saja membuat saya tersasar dan mengarah ke jalan buntu. takut untuk melewati ‘labirin’ dengan berbagai rintangan dan jalan buntu yang mungkin akan dihadapi. yang saya butuhkan cukup (mungkin lebih) satu alasan kuat, untuk memberikan keberanian…

kenapa saya harus melewati ‘labirin’ ini ?

Apa yang saya cari dalam ‘labirin’ ini ?

dan kenapa saya harus mencari tau ‘alasan’ ini?

“When you feel like giving up, remember why you held on for so long in the first place”

mencoba mengingat kembali pertama kali bersemangat mengikuti gerakan ini, tapi ingatan itu kabur. memulai bertanya kembali, apa yang menyebabkan saya tertarik dengan gerakan ini. percakapan monolog dengan pikiran ini masih terasa kurang, saya butuh inputan dalam hal ini. kembali mencari tau tentang gerakan ini (visi misi, rencana kegiatan, dan keberjalanan) melalui website, facebook, dan twitter sebagai media informasi di dunia maya dan roadshow di dunia nyata. roadshow IM waktu itu memberikan secercak cahaya dalam pikiran ini, terlepas dari banyak informasi yang saya dapat tentang gerakan ini, secercak cahaya itu adalah sebuah lagu yang dimainkan sebelum acara roadshow dimulai …

And finally I found what I had been looking in this mind. the reason why I was interested in joining this movement. something about the past and future. something that sometimes I try to ignore because I’m not really sure it will happen. thing that I call “Dreams”.

“You’ve got to follow your passion. You’ve got to figure out what it is you love–who you really are. And have the courage to do that. I believe that the only courage anybody ever needs is the courage to follow your own dreams.”  – Oprah Winfrey –

Passion, mungkin inilah yang membuat saya tertarik dengan gerakan ini saat pertama kali mendengarnya. Mimpi, sesuatu yang selalu ada dipikiran dan berharap dapat terwujud. Mimpi ini bagai suatu tempat yang ingin dituju, dan gerakan Indonesia Mengajar salah satu jalan menuju kesana. tidak sampai tujuan memang, masih banyak jalan lain yang harus dilalui, namun setidaknya jalan ini mendekatkan saya ke tempat tujuan. saya pun menuliskan tentang mimpi ini untuk essai pertama tentang motivasi menjadi pengajar muda.

essai-essai berikutnya lebih banyak bertanya tentang pengalaman yang telah dijalani selama mengikuti organisasi/kepanitiaan. tak banyak yang bisa saya tuliskan selain pengalaman saya di himpunan tercinta, hme itb. bagian terakhir adalah rekomendasi, saya memasukan pa dekan setelah meminta izin terlebih dahulu ke beliau.

Formulir saya kirim jam 6.10 pm, 17 Desember 2011 hari terakhir pendaftaran. email balasan langsung masuk mengabari keberhasilan pendaftaran sekaligus memberi nomor registrasi : IV-02161. menjadi 1 dari 8501 peserta yang mendaftar.

Banyak orang yang mendaftar menjadi pengajar muda IM, dengan berbagai motivasinya. Tak peduli entah nantinya diterima atau tidak menjadi pengajar muda, semangat dan motivasi itu yang harus dijaga. menjadi pengajar muda Indonesia Mengajar hanyalah salah satu jalan tapi bukan satu-satunya jalan.

“Ada banyak jalan menuju Roma”

Banyak cara untuk membuat perubahan, banyak cara untuk berbuat baik, banyak cara untuk mengabdi, banyak cara untuk menginspirasi, dan banyak jalan untuk meraih mimpi.

As long as we have a dreams to be achieved, have the intention, effort, and commitment, whichever path is taken, with God’s permission, we will achieve that dreams.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s