Cita2 khayalan..

sebenernya bukan cita2 sih tp keinginan sekilas..

Dulu pas kecil,, saking cintanya sama yg namanya pelajaran matematika, saya ngehayal jadi guru matematika dan mengajarkan semua anak di Indonesia betapa mudahnya yg namanya matematika. abis saya heran, matematika itu pelajaran paling gampang tapi anak2 justru pada takut ama pelajaran ini..

matematika gampang??

ya jelaslah gampang, matematika itu ilmu pasti jadi jawabannya juga pasti, benar atau salah, ada atau engga. yah ga beda jauh ama IPA lah, cuma klo kaya biologi butuh kemampuan mengingat yg baik juga dan bagi saya yg pelupa ini, pelajaran itu menjadi pelajaran yg cukup susah.

saking gampangnya, pelajaran matematika merupakan salah satu pelajaran yang paling sering diaplikasikan di kehidupan nyata. berhitung, jual-beli, waktu, semuanya menerapkan ilmu matematika.bandingin dengan pelajaran2 yg saya anggap susah : PKn, agama, dan sosial. di pelajaran PKn dulu kita belajar tentang tenggang rasa, gotong royong, dll tapi di kehidupan sehari2, hanya sedikit orang yang mengaplikasikan pelajaran itu. kenapa? karena itu adalah hal yg sulit. kesimpulannya pelajaran PKn adalah pelajaran yang sulit dan menjadi guru PKn yang “baik” merupakan pelajaran yang paling susah (bagi saya setidaknya). bagaiaman dengan Agama?? sama halnya dengan PKn,, kenyataannya sulit sekali menerapkan pelajaran-pelajaran itu di kehidupan nyata. Sosial?? saya rasa ini adalah salah satu pelajaran paling susah. klo di matematika –> (10 : 2 = 5), klo di sosial –> (10 : 2 = 8 dan 2 atau 7 dan 3 atau sesuai kesepakatan ajalah gimana baiknya). klo di matematika (2 + 2 = 4) dan itu mutlak bener yg lainnya salah, tapi klo di sosial sesuatu hal yang bener bisa jadi salah dan yg salah bisa jadi bener dengan cara2 tertentu. buset dah, kayanya itu udah membuktikan bahwa matematika merupakan pelajaran paling gampang. gampang untuk diajarkan, gampang untuk dipahami, dan gampang untuk diterapkan.

Waduh kenapa jadi OOT gini???

haha,, gapapa lah ya..

nah tapi itu khayalan dulu kala setidaknya ampe saya tingkat sma. sekarang?? perasaan itu masih ada sih sebenernya, tapi khayalan sekarang sudah berubah. sekarang saya punya khayalan untuk punya sekolah bakat.

Wew, apaan tuh?

jadi sekolah bakat ini adalah suatu sekolah gratis yang menampung anak-anak yang tidak mampu untuk disekolahkan dan dikembangkan bakatnya.

trus yg mau dikembangin, bakat apa??

ya terserah cita2 dan bakat mereka. klo anak tersebut punya keinginan jadi engineer, berarti pengembangan anak itu lebih difokuskan ke ilmu matematika dan fisika dan dituntut untuk menimba di institut/universitas jurusan teknik. klo anak tersebut pengen jadi dokter, berarti pengembangan anak itu lebih di fokuskan ke ilmu biologi dan dituntut untuk menimba ilmu di universitas fakultas kedokteran. klo anak tersebut pengen jadi seniman, berati pengembangan anak itu lebih difokuskan ke ilmu seni. klo anak tersebut pengen jadi pemain bola atau olahragawan, berarti dari semenjak dini anak itu harus dituntut untuk melatih ketahanan fisik, meningkatkan skill dan banyak latihan. bakat dan keinginan ini jelas bebas namun tentunya dibatasi oleh nilai moral yang berlaku. maksudnya sekolah ini ga akan mengembangkan anak yg ingin menjadi pencuri, perampok, dll yg melanggar nilai moral.

sistemnya gimana tuh?

Tingkat dasar.

semua anak wajib mempelajari pelajaran wajib yang mendasar seperti agama, kewarganegaraan, ipa, ips, dll. mungkin di tingkat dasar ini merupakan saat2 pencarian bakat. anak2 mencari tau apa bakat mereka dan apa yang mereka cita2kan. saya menganggap memiliki cita2 semenjak dini merupakan hal yang penting, jadi dari semenjak dini si anak2 sudah diperkenalkan dengan berbagai profesi. cara memperkenalkannya adalah dengan mengundang orang-orang dari berbagai profesi untuk menceritakan profesinya.

Khusus bagi anak yang telah memiliki keinginan dan bakat di bidang olahraga, semenjak dini dari mulai tingkat dasar, anak2 ini harus telah dilatih pada bidang olahraga yang dia inginkan.

Tingkat menengah

setiap anak telah berada pada bidang yang mereka pilih. Pada tingkat inilah mereka harus mulai fokus dalam mengejar cita2 mereka. pelajaran yang wajib diambil hanyalah Agama, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. kenapa 4 pelajaran ini wajib karena bagi saya pelajaran2 tersebut penting, lebih tepatnya penerapan di kehidupan nyatalah yang penting. jadi di ke-4 pelajaran ini lebih ditekankan pada kehidupan nyata bukan sekedar ujian dengan hasil akhir nilai tapi hasil akhir perilaku. Kurikulum pelajarannya tentunya beda dengan yg sekarang, disesuaikan dengan kebutuhan dan dipilih hanya yang penting2nya saja. pelajaran lainnya disesuaikan dengan cita2 yg dipilih dengan penggunaan sistem sks seperti di tingkat perguruan tinggi sekarang. pelajaran matematika akan menjadi pelajaran semi wajib dimana semua anak harus mengambilnya namun kurikulum yg diambil berbeda dan sks yg berbeda pula. contohnya anak yang punya cita2 jadi engineer wajib mengambil pelajaran matematika dengan sks yang tinggi. pelajaran lain yg tidak begitu berhubungan dengan bidang yg dipilih menjadi pelajaran pilihan. contohnya anak yang ingin jadi dokter, boleh mengambil pelajaran sejarah walaupun pelajaran ini kurang berhubungan dengan bidangnya.

di tingkat ini, disediakan juga tempat untuk ngoprek. ngoprek disini maksudnya seperti praktikum mandiri. anak2 boleh ngoprek tanpa harus dibuat jadwal praktikum, tapi sesuai dengan keinginan mereka (asal ga bolos pelajaran lain). bahan oprekannya bisa macem2, bisa ngoprek robot, ngoprek komputer, ngoprek lukisan (ngelukis maksudnya), bikin patung, ngoprek tanaman, dll. (*berhubung saya anak elektro jadi bahasanya pake kata ngoprek :D).

di sekolah ini, setiap anak dituntut untuk saling berbagi ilmu baik ke tingkat yg sama ataupun ke tingkat yg lebih rendah. seperti pada kegiatan ngoprek, selain ada trainer ahli yg mengajarkan, kebanyakan kegiatan ngoprek ini dibimbing oleh anak yg sudah lebih mengerti (dari senior ke junior). tidak hanya untuk kegiatan ngoprek tapi dibuat juga tutorial2 pelajaran dengan senior sebagai pengajar. setiap senior diharuskan pernah merasakan mengajar junior2nya dengan begitu si senior dapat mengingat kembali materi pelajaran di tahun2 sebelumnya (biar ga lupa) dan percayalah ilmunya akan bertambah.

Tingkat Atas

tentunya, setiap anak harus sudah semakin paham tentang bidangnya masing2. dan khusus untuk di bidang olahraga, setiap anak diharapkan telah mulai mengikuti kejuaraan-kejuaraan baik tingkat daerah maupun nasional. lebih bagus lagi bila banyak anak yg bisa ikut pelatnas.

4 pelajaran wajib sebelumnya tetap ada karena itu penting. Seperti halnya pada tingkat menengah, sistem senior mengajar junior tetap diterapkan.

Tingkat atas ini menjadi bagian terakhir dari sekolah bakat ini. setelah dari sini, setiap anak diharapkan melanjutkan sesuai bidangnya. anak di bidang olahraga diharapkan setelah tingkat atas bisa menjadi atlet baik tingkat daerah maupun tingkat nasional, lebih bangga lagi tingkat internasional. anak di bidang science, engineer, ataupun sosial diharapkan melanjutkan ke institut/universitas hingga mendapat gelar sarjana dan melanjutkan karier pada bidangnya.anak di bidang seni, diharapkan telah menjadi seorang seniman, baik itu pelukis, pembuat kerajinan, desain, dll.

Tingkat Akhir

setiap anak yang telah lulus dari sekolah bakat dan telah menggapai cita2nya diharapkan tidak melupakan adik2 mereka yang masih bersekolah di sekolah bakat ini dengan cara ikut membantu pengembangan pendidikan di sekolah bakat ini ataupun setelah mereka sukses mereka bisa membantu dana penyelenggaraan sekolah ini. membantu dana karena sekolah ini adalah sekolah gratis untuk anak tidak mampu.


Banyak orang yang bilang bahwa potensi Indonesia adalah sumber daya alam-nya yang kaya dan melimpah. saya akui itu, tapi banyak orang yang lupa bila sumber daya alam tersebut tidak ada artinya bila kurang termanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu potensi yang harus dikembangkan adalah Potensi sumber daya manusia di Indonesia. bagaimana caranya? tentunya dengan pendidikan yang baik dan benar.

Yah kira2 begitulah gambaran kasar sekolah bakat yang merupakan khayalan saya selama ini. klo anda yang membaca mungkin berpikir ini gak realistis karena biayanya gratis, atau apalah, itu terserah anda. toh ini adalah cita2 khayalan yang mudah2an bisa menjadi kenyataan.

tulisan ini saya tutup dengan kutipan sebuah lagu,, hehe😀

“I believe the children are our are future
Teach them well and let them lead the way
Show them all the beauty they possess inside
Give them a sense of pride to make it easier
Let the children’s laughter remind us how we used to be”

-Greatest love of all by Whitney houston-

4 thoughts on “Cita2 khayalan..

  1. ini keren ma! semoga bisa terwujud! dan ini berarti perubahan sistem secara menyeluruh ma, tapi gw yakin bisa deh, karena semua orang sekarang berharap pada perubahan! ayo ma kita ubah bareng!

    • waduh jadi malu blog saya berantakan dan banyak sampahnya,, hoho..
      dulu mau sih sebenernya ikut Skhole cuma ga ada temen,, hehe..
      saya ikut adik asuh hme, san..

      sok aja liatin, berbagi cita2 khayalan siapa tau jadi kenyataan,, hehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s