300111 : Hari minggu yang melelahkan namun menyenangkan.. part 1

Minggu, 30 Januari 2011..

perjalanan pagi ini relatif berjalan lancar mulai dari rumah hingga kampus walaupun sedikit terhambat di daerah gasibu yang selalu dipenuhi keramaian orang setiap hari minggu yang dulu ramai karena orang-orang berolahraga dan kini ramai karena orang-orang berbelanja. sedikit berjalan kaki dari boromeus akhirnya sampai juga di HME jam 8.32, telat 2 menit dari waktu briefing adik asuh.

feeling bahwa belum ada panitia yang datang buat briefing ternyata benar, saya menjadi kakak asuh pertama yang datang di hari itu, mungkin telat memang sudah menjadi budaya di tempat ini. pagi ini HME sepi seperti biasanya yang ada hanyalah anak2 malam yang masih tidur karena menginap kemaren malam. lampu HME yang 2 tahun terakhir ini melakukan kampanye hemat listrik masih menyala dan “lagi-lagi” sayalah yang harus mematikan lampu tersebut. sepertinya anak-anak HME harus bisa belajar untuk bertindak dari apa yang mereka propagandakan.

telat beberapa menit dari yang dijadwalkan (jam 9) dikarenakan penjemputan adik2 asuh sedikit terhambat kemacetan, Acara Adik Asuh HME pun dimulai. pagi hari ini di kantin bengkok yang teduh dengan udara segar pagi hari, adik-adik asuh sudah disuguhi dengan santapan Pre test Matematika dan IPA yang total waktunya mencapai 40 menit. saat mengawasi adik asuh mengerjakan pretest, terasa ada yang kurang. ternyata ada dua adik asuh yang tak hadir hari ini yaitu desi yang katanya ada acara dan astri yang sakit (cepet sembuh ya astri cantik :D).

pretest selama 20 menit sepertinya terlalu lama buat sanniy yang lucu dan pintar, belum sampe sepuluh menit sanniy sudah selesai mengerjakan sepuluh soal yang ada. lain halnya dengan dama, hingga waktu berakhir dia masih kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal tentang Operasi Hitung. lanjut ke pretest IPA, Dama yang sebelumnya kesulitan dalam mengerjakan pretest matematika kini menjadi salah satu anak yang paling enjoy mengerjakan soal-soal IPA tentang makhluk hidup. Pretest pun beres dan kini saatnya para kakak asuh melaksanakan tugasnya untuk mengajar adik-adik asuh.

saya mendapat tugas untuk mengajar Dama. seorang anak yang bercita-cita menjadi pemain bola. Hasil pretest dama menjadi nilai terkecil yaitu 5 dari nilai maks 30. Hasil yang masih sangat rendah dengan materi opesi hitung yang merupakan fundamental dari matematika. tugas berat menanti saya, sangat berat bahkan. kelas 6 yang seharusnya sudah fasih menghafal perkalian 1 sampai 10 tidak terjadi pada Dama. jangkan perkalian 8, 9, ataupun 10, perkalian 3 pun masih kesulitan. ya, dama masih menghitung perkalian dengan penjumlahan menggunakan jari-jari tangan, suatu cara yang seharusnya tak lagi dilakukan siswa kelas 6.  1,5 jam berlalu, saya sudah melakukan semaksimal mungkin untuk mengajari Dama, kini tinggal melihat hasilnya. Post Test sebanyak sepuluh soal dengan waktu 20 menit pun diberikan ke setiap anak untuk melihat perkembangannya setelah proses pengajaran.

saatnya Ice breaking bagi adik asuh setelah lebih dari 2 jam mereka belajar. Agil pun sudah siap dengan permainannya yang ceria dan menyenangkan. permainan pun dimulai, sayangnya saya hanya bisa melihat dari kejauhan karena harus mengoreksi hasil post test adik-adik. walaupun hanya bisa melihat dari jauh, saya bisa melihat kecerian baik dari adik-adik maupun kakak-kakak yang saat itu sedang bermain.

Seeing their smile is enough to make me happy

Di waktu yang sama saat Ice breaking dilakukan Agil dan kakak asuh lainnya, saya dan beberapa kakak asuh lainnya mengoreksi hail post test matematika. Dan Hasilnya adalah …

Alhamdulillah…

secara keseluruhan, rata-rata hasil post test mengalami peningkatan dari sebelumnya (pre test). senangnya melihat terjadi peningkatan khususnya Dama yang menjadi adik asuh yang saya didik tadi. kesenangan ini pun terlihat di raut muka Nana dan Sibon. Nana mungkin menjadi kakak asuh paling senang karena adik asuh yang didik, resa, mengalami peningkatan paling baik. sedangkan Sibon pun berhasil memberikan peningkatan pada Yasni. Namun di tengah-tengah kesenangan yang lain tampak raut muka kesedihan dari salah satu kakak asuh saat melihat hasil post test ini. kakak asuh tersebut adalah Avy. kesedihan itu timbul tak lain karena progress Malik sebagai adik asuh yang dia didik mengalami penurunan.

bagaikan hantu yang membayangi, kesedihan Avy berubah menjadi perasaan bersalah karena telah mengajarakan yang salah ke Malik. mungkin ini gara2 “KuKaBaTaKu” pikir saya. tak ingin perasaan bersalah ini terus berlanjut, setelah Ice breaking selesai dan saat Ishoma (Istirahat sholat Makan), Avy pun kembali mengajarkan Malik cara yang benar. sepertinya Avy sudah berhasil mengajarkan cara yang benar karena saat saya test kecil-kecilan terhadap Malik, dia sudah bisa.

I can’t imagine how sad and how guilty a teacher at the sight of their students didn’t pass the National Exam.

Ishoma pun beres dan saatnya memasuki pelajaran IPA. sadar akan kemampuan saya tentang IPA yang kurang baik, kali ini saya tidak berani menjadi pengajar dan hanya mengawasi saja,, hehe..

tidak seperti halnya saat belajar matematika, di pelajaran IPA ini lebih banyak cerita yang diberikan oleh para kakak kepada adik-adiknya ini. Adik Asuh pun terlihat asik mendengarkan cerita-cerita tersebut. cerita-cerita tentang kelelawar, bunga, simbiosis mutualisme antara gagak dengan kerbau, rantai makanan di persawahan, dan cerita-cerita seru lainnya tentang materi IPA hari ini yaitu tentang makhluk hidup. satu jam pun berlalu, adik asuh kembali mengerjakan soal post test tentang IPA. dan hasilnya (bisa dilihat di gambar atas) sangat memuaskan. tentu saja raut muka kegembiraan muncul baik dari adik asuh maupun kakak asuh. ini peningkatan yang sangat baik, Good Job kakak Asuh!!!

Post test IPA menjadi pertanda berakhirnya acara adik asuh hari ini. sebelum adik-adik pulang, kakak-kakak telah mempersiapkan sesuatu hadiah untuk diberikan. suatu makanan berlapis karamel dan coklat berbungkus plastik berwarna merah-kuning, inilah dia hadiahnya …

hadiah ini diberikan kepada 3 nilai terbaik post test baik Matematika maupun IPA. sanniy, resa, dan ugi berhasil mendapatkan beng-beng karena menjadi 3 terbaik matematik. anggi, malik, dan resa (lagi) dapat juga karena menjadi 3 terbaik IPA. Acara Adik Asuh hari ini berakhir, adik-adik pun diantar oleh Antrisha dan Icha, sementara lainnya melakukan evaluasi di kantin bengkok.

Hari minggu yang melelahkan namun menyenangkan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s