stress

berjalan dalam labirin kehidupan

terus berjalan hingga menemukan tempat yang nyaman

saat tempat itu belum ditemukan

lelah, terdiam di tengah jalan

terjebak dalam kegelapan

mencari cahaya untuk keluar

namun cahaya itu belum terlihat

apa karena di tempat ini tidak ada cahaya?

atau karena mata ini tertutup?

haruskan diam sampai cahaya itu datang?

atau tetap berjalan di tengah kegelapan

mencari cahaya yang entah ada atau tidak

berusaha mencari tempat yang nyaman walaupun dalam kegelapan

akankah semakin tersesat?

atau malah semakin mendekati tempat tujuan?

entahlah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s