Kembali Berjalan

muak dengan tempat lama, mencoba mencari tempat yang lebih baik
berjalan di tengah kegelapan
secercak cahaya muncul menerangi jalan yang gelap

lama terdiam membuat sulit untuk berjalan kembali
sulit bukan berarti tidak bisa
saat berjalan bukan menjadi kesulitan
cahaya itu pergi, menggelap gulitakan kembali jalan
terdiam sejenak tak berani bergerak
menunggu cahaya kembali untuk menerangi

tapi sampai kapan harus menunggu?
apakah cahaya itu akan kembali?
menunggu di tempat gelap itu tidak menyenangkan
kapan sampai ke tempat tujuan bila terus terdiam?

sudah cukup
jangan terdiam terlalu lama
kembali berjalan walau tanpa cahaya

percaya bahwa cahaya itu akan kembali
menerangi kembali jalan yang gelap
menunjukan jalan yang benar
saat berjalan di jalan yang salah

Cahaya itu pasti akan kembali

^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s