Palapa II HME: Kegiatan 19-20 Maret 2010

Jum’at, 19 Maret 2010.
sekitar jam 7 pagi saya sedang di hme(menginap seperti biasanya), tiba-tiba ka qosdha (EP’06) datang. apa sebenarnya maksud kedatangan ka qosdha??? ternyata dia bermaksud membawa barang2 palapa yg disimpan di hme untuk dibawa ke garut, dan juga untuk meminta uang untuk membayar mobil pickup (buat bawa barang ke garut) dari saya. nah lo ko minta ke saya? (emang saya bendahara). saya emang bukan bendahara tp malam sebelumnya emang dititipin uang bwt dikasiin ke ka qosdha. stelah membawa barang dari hme, ka qosdha langsung cabut. dia bersama mas ditto pergi untuk mengambil barang2 lainnya seperti pv, batere, dll di rumah kang ryan. setelah semua barang siap, mereka berdua pergi ke garut membawa barang2 dengan mobil pick up sewaan..

Bada solat jum’at. tim palapa 2 lainnya siap menyusul. sekitar jam 2- rombongan palapa 2 yang terdiri dari mas Rama (EP’06), kang Sofyan (EL’06), Doni (EL’07), Haekal (EL’07), karin (EP’07), dan saya (EP’07) pergi ke garut menggunakan mobil rental yang dikendarai oleh driver bernama kang ivan. harusnya ada personil lain yang bakal ikut ke garut. personil ini adalah azizah (ET’07), beliau tadinya bakal ikut setelah mengikuti sayembara yang diumumkan agil di milis hme yang inti dari sayembara tsb : “palapa membutuhkan 3 sukarelawan untuk ikut ke garut bagi yang berminat bisa hub saya (agil)”. Namun sepertinya karena ada miskomunikasi ternyata azizah tak bisa ikut ke garut pada hari itu. dan berangkatlah kami ber-6 + kang ivan ke garut.

Di tengah perjalanan (masih di bandung), teringat sesuatu tentang sesuatu hal yang tidak teringat untuk dibawa (ada yang ketinggalan, susah amat sih ngomongnya) yaitu spanduk. karena belum begitu jauh, mas rama memutuskan untuk kembali ke hme untuk mengambil spanduk yang ketinggalan. sesampainya di itb, bukan hanya spanduk yang dibawa tapi ada satu lagi yang dibawa yaitu seorang personil tambahan. siapakah dia??? dia adalah ivan (EP’07) <bukan ivan yg jadi driver>. ivan yang terkadang disebut juga ivante adalah seorang mahasiswa teladan yang memiliki ipk sangat tinggi(pernah merasakan nikmatnya ip 4.00), hebat dalam berorganisasi (banyak menjabat jabatan penting di beberapa organisasi dan kepanitian), dan juga hebat dalam olahraga (tak jarang mendapatkan penghargaan pada kejuaraan bulu tangkis). begitulah profil sekilas dari ivan triyadi. saat itu sekitar jam3-, kami ber-7 + kang ivan pergi ke Garut (kali ini gak ada yang ketinggalan).

Di tengah perjalanan kami sempat singgah ke rumah doni. bersilaturahmi sbentar dengan keluarga doni (sebenernya mau ngambil makanan bwt konsumsi mbc). Akhirnya kami sampai juga di mekarwangi (sekitar jam 8 malam) setelah melewati jalanan yang bagaikan wahana di dufan.

Sesampainya disana, kami langsung disuruh bersiap2 untuk musyawarah dengan warga setempat. jadi sebenarnya ada sedikit masalah di mekarwangi. jadi begini masalahnya… akibat plts sempat mati gara2 kena petir, lampu jalan kembali mati. matinya lampu ini memancing tangan2 usil dari warga yang nakal. lampu2 jalan yang sudah tim palapa 2 pasang banyak yang dicuri (sekitar7-8 dari 20 lampu). Nah masalah ini, ingin kita pertanyakan kepada warga dalam musyawarah nanti.

Sekitar jam 9, musyawarah dilakukan di rumah pak Dio (ketua RT 2) dihadiri oleh tim palapa 2 dan perwakilan warga (ketua2 RT dan beberapa warga). Kang sofyan selaku pimpinan musyawarah memulai jalannya musyawarah ini. kang sofyan langsung mempertanyakan masalah pencurian lampu. salah seorang perwakilan warga bernama pa Koswara (bukan ketua RW, ataupun ketua RT, hanya warga biasa yang berusia paling tua, dan sepertinya cukup dihormati oleh warga lainnya) memberikan tanggapan. beliau mempertanyakan “kenapa tim palapa menyalakan jalan yang keamanannya memang rawan, padahal masih ada rumah-rumah yang membutuhkan listrik ini?”. kemudian kang sofyan dan mas rama menjelaskan semuanya. salah satu kesimpulan yang bisa saya ambil : ternyata masih ada warga yang mengetahui jelas maksud dari palapa 2, ini menimbulkan pendapat2 dari warga yang mempengaruhi sosiologi warga. namun setelah musywarah ini beberapa warga mengerti maksud dari palapa dan mendukung penuh maksud baik dari palapa 2 ini. selain membicarakan masalah pencurian, dibicarakan juga mengenai pembuatan peternakan, dan agenda tim palapa 2 esok hari berupa penambahan tiang lampu, pemasangan pv, dan mbc. tim palapa 2 meminta keikutsertaan warga dalam pelaksaan agenda besok. Akhirnya musywarah yang dengan warga yang berjalan dalam suasana kekeluargaan pun selesai sekitar jam 11 malam. kami pun pulang ke rumah pa dedin untuk menyiapkan persiapan esok hari dan beristirahat tentunya..

Sabtu, 20 Maret 2010
saya menjadi orang paling telat bangun. semuanya sudah bersiap melaksanakan agenda yang ada. tim dipecah menjadi 2 kelompok. kelompok pertama mas rama, kang sofyan, karin, haekal, doni, dan ivan mengurusi acara comev yaitu mbc di sd 3 mekarwangi. kelompok kedua yaitu mas ditto, ka qosdha, dan saya mengurusi masalah teknis yaitu pemasangan pv dan pemasangan tiang lampu.
Saya tidak begitu tau kondisi jalannya acara mbc karena saya tidak berada disana. yang sya tau hanyalah sd yang mengikuti acara mbc ini hanya sd 3 dari target awal sd 1-5. lomba yang diadakan adlaah lomba cerdas cermat, lomba kaligrafi, lomba menggambar, dan lomba mewarnai. kondisi jalannya acara disana bisa diceritakan oleh yang berada di sana (mas rama, kang sofyan, karin, haekal, doni, dan ivan). lomba kaligrafi, menggambar, dan mewarnai hanya tinggal menentukan juara, sedangkan pertandingan final cerdas cermat belum dilaksanakan. ini menjadi agenda berikutnya dari divisi comdev.
Pemasangan tiang lampu dilakukan oleh mas Ditto yang dibantu oleh warga (warga yang membantu cukup banyak) <saya tidak tahu secara mendetail keadaan disana seperti apa>. pemasnagn tiang lampu belum smapai pemsangan kabel instalasi, jadi masalah instalasi kabel menjadi agenda berikutnya dari divisi distribusi.
pemasangan pv dilakukan oleh ka qosdha, saya da dibantu denga 3 orang warga : mang alo, pa iin, dan satu lagi lupa namanya. walau ada sedikit maslah tapi pemasangan pv berjalan dengan lancar. pemasangan pv belum sampai wiring, jadi masalah wiring dan pemasangan controller menjadi agenda berikutnya dari divisi sel surya.

setelah selesai memasang pv, saya dan ka qosdha ikut mas ditto untuk melihat rencana lokasi peternakan ayam ditemani oleh pa iin dan (lupa namanya, sebut saja pada udin). tujuannya adalah untuk mengukur panjang kabel distribusi ke peternakan ayam (kan peternkaan ayamnya pake inkubator jadi butuh listrik, nah listriknya itu dikirimnya kan pake kabel distribusi). setelah selesai melihat lokasi peternakan, kami bertiga langsung ditawari kelapa muda oleh pa udin. dengan cepatnya pa udin memanjat pohon kelapa yang tingginya sekitar 4 meter. dijatuhkannya 5 buah kelapa muda berwarna hijau. sambil menikmati kelapa muda yang rasanya ,, eemmm, maknyus,, kami diceritakan pa iin (pa iin ini mukanya mirip banget admiral kizaru, one piece) tentang asal muasal kenpa para penjaga kantin himpunan di itb kebanyakan orang garut.

Setelah itu kami bertiga pulang kembali ke rumah pa dedin, dan tak lama kemudian rombongan comdev pulang dari acara mbc-nya. acara mbc ini masih menyisakan banyak konsumsi berupa roti. karena terlalu banyak bila diabwa ke bandung, maka terlintas ide untuk membagikannya ke anak2 di madrasah. kegiatan tambahan yang tidak ada di agenda pun dilakukan berupa pembagian roti ke madrasah.kami (mas Rama, kang sofyan, karin dan saya + mas ditto) pergi ke madrasah yang jaraknya hanya sekitar 10 meter dari rumah pa dedin. Agar memberi kesan dan tidak sekedar memberikan roti, dibuat acara seperti quiz/tebak2an, siapa yang bisa jawab akan dapat 2 roti. di tengah acara quiz tersebut, tiba2 terdengar bunyi petir yang sangat keras. anak2 langsung ribut mendengar suara petir tersebut. langsung saja terlintas di pikiran kang sofyan dan mas rama untuk mengajarkan doa setelah mendengar petir, dan menjelaskan asal mula terjadinya petir kepada anak2 madrasah. (hebat sekali, kang sofyan, mas rama, dan karin yang bisa membawa acara dadakan dengan luar biasa tidak seperti saya yang hanya diam membawa tumpukan roti). Karena sudah waktunya kami untuk pulang, acara pun diselesaikan dengan membaca doa mendengar petir kemudian membagikan roti kepada semua anak2 di madrasah.

Setelah berpamitan denga pa dedin, kami pun pulang ke bandung sekitar jam 3 sore dan sampai di bandung sekitar jam 8 malam.

Hanya segitu yang bisa saya ceritakan mengenai agenda palapa kemarin. mudah2an bermanfaat bagi yang ingin tahu perkembangan palapa 2 hme.

_staff distibusi palapa II hme_

“Do what you love. Love what you do”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s