PALAPA HME ITB

hanya ingin berbagi cerita singkat tentang saya dan palapa hme, suatu kegiatan yang memberikan banyak pelajaran bagi diri saya.

Palapa??

ngomongin satelit,, apa sumpah gajah mada nih?

yah ga jauh2 dari itulah pokonya.

klo dulu, patih gajah mada membuat sumpah yang namanya sumpah palapa yang isinya adalah menyatukan seluruh nusantara. sumpah ini kemudian dijadikan nama satelit pertama Indonesia yaitu satelit palapa. satelit palapa ini diselesaikan oleh seorang dosen sekaligus alumni teknik elektro ITB yaitu Pa Iskandar Alisjahbana.Terinspirasi oleh satelit palapa, para mahasiswa teknik elektro ITB yang tergabung dalam HME (Himpunan Mahasiswa Elektroteknik ITB) membuat suatu proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga air desa di Kab Garut yang lebih dikenal dengan proyek PALAPA HME ITB.

Proyek PALAPA yang saat itu ‘dipegang’ oleh angkatan 2005 berhasil membuat suatu pembangkit listrik tenaga air skala pikohidro dengan jumlah kW yang dihasilkan 5 kW di desa Jayamukti kecamatan Cihurip Kab Garut. Alhamdulillah pembuatan pikohidro ini sudah menerangi tiap rumah desa jayamukti di malam hari. cita-cita palapa adalah membangun suatu desa yang mandiri energi. mandiri energi tidak selesai dengan hanya membuat pikohidro, pendidikan dan pembekalan terhadap warga mengenai pembangkit ini menjadi hal yang sangat penting karena yang akan memelihara pembangkitnya adalah warga setempat. Dalam keberjalanannya PALAPA dibantu oleh beberapa pihak seperti Chevron dan rumah amal salman.

Saya tidak begitu tau secara detail akan perjalanan yang dihadapi oleh ‘kakak2’ saya dalam menjalankan proyek PALAPA ini (saat itu saya belum jadi anggota HME). namun apa yang mereka lakukan memberikan suatu aura tersendiri yang memberikan semangat kepada ‘adik2’ mereka di HME ITB untuk melakukan suatu kegiatan pengabdian masyarakat. dan saya aadalah salah seorang ‘adik’ mereka yang merasakan aura tersebut.

dan

dibentuklah kegiatan serupa yaitu PALAPA II HME ITB. palapa II yang diketuai oleh Ramadhani Wahono (Power Engineering ’06) mempunyai konsep yang serupa yaitu pembangunan pembangkit listrik di suatu desa. Desa yang menjadi lokasi palapa 2 ini adalah desa mekarwangi kec Cihurip Kab Garut. lokasinya dapat ditempuh 1 jam jalan kaki dari desa palapa 1. banyak faktor yang membuat desa ini dipilih menjadi lokasin palapa 2 namun yang jelas, desa ini belum mendapatkan pasokan listrik dari PLN. konsep dari palapa 2 ini sendiri merupakan pengembangan dari konsep palapa 1. pengembangannya antara lain pembangunan pembangkit listrik yang tidak hanya pikohidro namun juga ditambah sel surya selain itu pada palapa 2 ini mulai dipikirkan bagaimana cara meningkatkan perekonomian warga setempat. jadi dengan energi dan ekonomi yang akan dikembangkan tim palapa 2 diharapkan desa tersebut dapat menjadi desa mandiri.

Perjalanan palapa 2 ini sudah cukup panjang dan tentu saja banyak sekali halangan dan rintangan yang menghadang. Saya sendiri baru ikut tim palapa setelah dibukanya open recruitmnent untuk menjadi anggota tim palapa 2 ini. saat oprek ada 3 pilihan divisi untuk dimasuki yaitu : divisi engineering, divisi community development, dan divisi pengembangan ekonomi. saat itu saya milih divisi engineering (harapannya sih dapet ilmu keelektroan juga dengan masuk ke divisi ini). ternyata di divisi engineering ini dibagi-bagi lagi ke dalam sub divisi yaitu : elektronika daya, pikohidro, turbin angin (riset), sel surya dan distribusi. entah kenapa waktu itu lagi pengen belajar distribusi listrik jadi aja masuk sub divisi distribusi listrik bersama beberapa teman : gede, agil, oni, aban, azhari, dan radit. tugas pertama kami (distribusi) saat itu adalah merancang tiang lampu penerangan jalan yang nantinya bakal dipake di palapa 2 ini. Jujur aja, saya ga begitu kerja di tugas pertama ini, lebih banyak teman2 saya yang lain yang kerja (waduh saya magabut). tugas itu diberikan oleh sang kordiv distribusi Ditto Firdaus, sebelum dia melakukan kerja praktek.

lama sudah berselang (sekitar 3-4 bulan) saya tidak mendapat kabar lagi tentang divisi saya ini (mungkin ini karena hp saya yang hilang jadi saya ga bisa dihubungi). beruntunglah saya, saya ditemukan oleh mas ditto yang saat itu sedang rapat distribusi dan diajak ikut rapat (hp saya kan ilang, jd gtw klo lg ada rapat). berkat itulah saya bisa kembali ikut berpartisipasi dalam palapa II ini.

lagi2 setelah pertemuan itu saya ga dapet kabar tentang palapa baik divisi saya maupun palapa secara umum, dan sepertinya kali ini banyak teman saya yang merasakan hal yang serupa. sepertinya minimnya informasi tentang progres palapa kepada masa hme membuat semangat anak2 hme untuk berpartisipasi di palapa menjadi turun. ya ini bisa dilihat dari perbandingan yang masih aktif sekarang dengan pendaftar pada saat oprek.

Sebenernya minimnya informasi bukan karena palapa ga jalan, justru pada saat kebanyakan anggota yang merasa ‘ga jelas’, para petinggi di palapa 2 ini sedang sibuk memikirkan masalah2 yang ada di palapa ini sehingga mungkin saja mereka tidak sempat memberikan informasi ke massa. salah satu masalah yang dihadapi palapa 2 ini (klo ga salah) adalah dana. palapa 2 memang mendapat dana yang besar dari Chevron (sponsor) namun dana tersebut tidak cukup untuk membiayai palapa dengan konsep yang sudah ada sebelumnya. akibatnya tim palapa 2 memanfaatkan dana yang ada namun mengubah beberapa hal (seperti menurunkan kapasitas pembangkit yang akan dibangun) agar kegiatan tetap berjalan sesuai tujuan dengan dana yang ada.

Setelah sekian lamanya saya merasa tidak berguna, akhirnya saya dapat melakukan sesuatu yang konkrit untuk palapa ini. pada tanggal 20 januari 2010, saya diajak oleh mas Ditto untuk ikut memasang pembangkit dan jaringan distribusi di desa mekarwangi. cerita tentang kegiatan pada saat itu saya tulis di sini. pada saat itulah saya merasa senang karena ada yang bisa saya kerjakan untuk palapa II ini.

walau cuma masang lampu, yang penting bantu2..

bantuin ngedokumentasiin, hehe..

bantuin ngedokunetasiin, hehe..

buat yg udah baca cerita disana, pasti tau klo perjalanan waktu itu belum berhasil. agak sedih juga sih tapi banyak pelajaran yang dapat diambil dari kegagalan tersebut.

Untuk membalas kegagalan sebelumnya, tanggal 29 Januari 2010 tim palapa II kembali ke mekarwangi dengan persiapan yang lebih matang. Syukur Alhamdulillah, saya masih dipercaya untuk diajak kembali kesana. cerita kegiatan disana dapat dibaca disini. Alhamdullillah kali ini pemasangan berhasil, hip2 hore (videonya bisa dilihat disini). laporannya bisa dibaca disini.

yah begitulah kisah saya dan palapa II tahap I. saya senang bisa ikut berpartisipasi aktif walaupun baru di akhir2 saja, hehe.. Tahap1 palapa II sudah selesai, dan masih ada tahap selanjutnya. masih akan ada cerita-cerita dan pembelajaran yang bisa diambil dari PALAPA II..

_staff distribusi PALAPA II_

My friend quotes:

“Do what you love, Love what you do”


One thought on “PALAPA HME ITB

  1. Pingback: Palapa HME udah masuk IEEE Xplore loh,, hehe :D | Belajar menulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s